Follow Us On Facebook

Pages

Wys tans plasings met die etiket Mistis. Wys alle plasings
Wys tans plasings met die etiket Mistis. Wys alle plasings

Woensdag 27 Maart 2013

7 Hewan Ini Bertanda Adanya Hantu Di Sekitar Kita

AnehCuy - Kedatangan mahluk tak kasat mata, jin atau Hantu, tak setiap orang dapat mengetahuinya. Bagi mereka para indigo yang memiliki indra ke enam yang punya kemampuan tersebut.

Selain itu, juga ada orang yang meskipun tidak dapat melihat makhluk gaib, mereka percaya dapat merasakan ada sesuatu yang aneh di sekitar mereka melalui tanda-tanda khusus. Adapun simbol alam yang dapat  menentukan adanya kedatangan makhluk halus yaitu dengan tingkah laku hewan-hewan yang ada di  antara kita. Hewan Apa sajakah Itu ?

1. Cicak
Cicak Tanda Kedatangan Hantu
Banyak orang tidak suka dengan cicak. Cicak termasuk salah satu jenis binatang yang memiliki banyak mitos aneh yang sampai saat ini masih dipercaya di Indonesia. Salah satu mitos tersebut jika Anda masuk ke suatu ruangan kemudian cicak jatuh dan menimpa kepala Anda, maka yang harus Anda lakukan adalah menangkap cicak tersebut yang jatuh di kepala anda dan segera untuk membunuh atau Anda buang karena jika tidak, maka akan tertimpa musibah keluarga anda.

Selain itu, cicak juga dapat menunjukkan adanya makhluk halus seperti kuntilanak. Konon, apabila Anda berada dalam suatu ruangan dan tiba-tiba cicak masuk sambil berbunyi, maka di situ sedang hadir makhluk halus.

2. Kunang-kunang
Kunang-kunang Tanda Kedatangan Hantu
Kunang-kunang mungkin dianggap sebagai binatang yang bisa menambah romantisme suasana. Binatang yang disebut fireflies ini merupakan serangga yang indah karena mampu mengedipkan cahaya yang indah seperti bintang. Namun di balik keindahan itu, kunang-kunang punya mitos yang cukup menyeramkan.

Kunang-kunang sering disebut sebagai kuku orang mati atau jelmaan iblis. Meskipun bentuknya sudah jelas sebagai serangga, namun kedipan lampu hewan ini masih sering jadi pertanyaan dan perdebatan di kalangan peneliti.

3. Ayam jantan
Ayam jantan Tanda Kedatangan Hantu
Di antara semua makhluk yang mengandung mitos, mungkin ayam jago adalah salah satu yang mengandung mitos paling baik. Anda mungkin tidak jarang mendengar ayam berkokok. Namun bagaimana bila ia berkokok sebelum pagi hari alias di tengah malam atau dini hari jauh sebelum subuh?

Konon menurut mitos pertama, apabila ayam berkokok sebelum waktunya, maka sedang ada gadis yang hamil di luar nikah. Namun hal tersebut mungkin tidak seberapa dipercaya dibandingkan dengan mitos kedua yang lebih bagus. Apabila Anda mendengar ayam berkokok di tengah malam, sebaiknya Anda berdoa karena ayam tersebut sedang melihat malaikat

4. Tokek
Tokek Tanda Kedatangan Hantu
Selain cicak, reptil lainnya yang kurang disukai dan mengandung misteri adalah tokek. Binatang yang satu ini konon berhubungan dengan ilmu sihir. Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa tokek adalah binatang jelmaan jin atau setan. Mitos tokek tidak jauh berbeda dari cicak. Apabila Anda mendengar tokek berbunyi, kabarnya di tempat tersebut sedang ditunggui makhluk halus.

5. Anjing
Anjing Tanda Kedatangan Hantu
Anjing adalah salah satu binatang yang paling sering dijadikan peliharaan. Mungkin kita sering gemas dengan tingkah anjing yang lucu, namun apabila Anda mendengarnya melolong atau menggonggong di tengah malam maka sebaiknya Anda hati-hati.

Berkebalikan dengan ayam yang berkokok di tengah malam, bila anjing menggonggong di tengah malam, maka hal itu bisa jadi bukan karena ia melihat orang asing yang bermaksud jahat, melainkan bisa menjadi alarm akan keberadaan makhluk halus.

6. Burung gagak
Burung Gagak Tanda Kedatangan Hantu
Ada beberapa jenis burung yang menandakan sesuatu yang buruk tentang kematian dan identik dengan makhluk halus. Burung yang pertama adalah burung hantu. Burung ini sering digunakan dalam film horor dan dipercaya sebagai burung peliharaan hantu dengan sorot mata yang mengerikan dan dianggap sebagai simbol kematian.

Burung lainnya yaitu burung dares dan burung gagak. Konon bila di rumah Anda berkicau burung dares yang berputar-putar, maka hal itu menunjukkan akan ada orang yang meninggal dunia. Burung gagak juga dikabarkan menjadi burung yang memberikan pertanda buruk seputar kematian.

7. Kucing hitam
Kucing Hitam Tanda Kedatangan Hantu
Di beberapa negara Eropa, kucing terutama yang berwarna hitam dianggap sebagai makhluk mistis. Hal ini karena mereka percaya bahwa kucing adalah jelmaan penyihir. Tidak sedikit orang yang meyakini bahwa kucing adalah hewan pembawa sial walaupun beberapa toko menggunakan simbol kucing dan memelihara kucing sebagai pembawa keberuntungan. Selain itu, kucing hitam yang melewati mayat dianggap sebagai pertanda yang kurang baik.

Woensdag 14 November 2012

Misteri Tradisi Malam Satu Suro Di Tanah Jawa

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Misteri Tradisi Malam Satu Suro Di Tanah Jawa . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Misteri Tradisi Malam Satu Suro Di Tanah Jawa

Misteri Tradisi Malam Satu Suro Di Tanah Jawa - Kedatangan tahun baru biasanya ditandai dengan berbagai kemeriahan, seperti pesta kembang api, keramaian tiupan terompet, maupun berbagai arak-arakan di malam pergantian tahun.

Lain halnya dengan pergantian tahun baru Jawa yang jatuh tiap malam 1 Suro (1 Muharram) yang tidak disambut dengan kemeriahan, namun dengan berbagai ritual sebagai bentuk introspeksi diri.

Saat malam 1 Suro tiba, masyarakat Jawa umumnya melakukan ritual tirakatan, lek-lekan (tidak tidur semalam suntuk), dan tuguran (perenungan diri sambil berdoa).

Bahkan sebagian orang memilih menyepi untuk bersemedi di tempat sakaral seperti puncak gunung, tepi laut, pohon besar, atau di makam keramat.

Ritual 1 Suro telah dikenal masyarakat Jawa sejak masa pemerintahan Sultan Agung (1613-1645 Masehi).

Saat itu masyarakat Jawa masih mengikuti sistem penanggalan Tahun Saka yang diwarisi dari tradisi Hindu. Sementara itu umat Islam pada masa Sultan Agung menggunakan sistem kalender Hijriah.

Sebagai upaya memperluas ajaran Islam di tanah Jawa, kemudian Sultan Agung memadukan antara tradisi Jawa dan Islam dengan menetapkan 1 Muharram sebagai tahun baru Jawa.

Bagi masyarakat Jawa, bulan Suro sebagai awal tahun Jawa juga dianggap sebagai bulan yang sakral atau suci, bulan yang tepat untuk melakukan renungan, tafakur, dan introspeksi untuk mendekatkan dengan Yang Maha Kuasa.

Cara yang biasa digunakan masyarakat Jawa untuk berinstrospeksi adalah dengan lelaku, yaitu mengendalikan hawa nafsu.

Lelaku malam 1 Suro, tepat pada pukul 24.00 saat pergantian tahun Jawa, diadakan secara serempak di Kraton Ngayogyakarta dan Surakarta Hadiningrat sebagai pusat kebudayaan Jawa.

Di Kraton Surakarta Hadiningrat kirab malam 1 Suro dipimpin oleh Kebo Bule Kyai Slamet sebagai Cucuking Lampah.

Kebo Bule merupakan hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat. Di belakang Kebo Bule barisan berikutnya adalah para putra Sentana Dalem (kerabat keraton) yang membawa pusaka, kemudian diikuti masyarakat Solo dan sekitarnya seperti Karanganyar, Boyolali, Sragen dan Wonogiri.

Sementara itu di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat memperingati Malam 1 Suro dengan cara mengarak benda pusaka mengelilingi benteng kraton yang diikuti oleh ribuan warga Yogyakarta dan sekitarnya.

Selama melakukan ritual mubeng beteng tidak diperkenankan untuk berbicara seperti halnya orang sedang bertapa. Inilah yang dikenal dengan istilah tapa mbisu mubeng beteng.

Selain di Kraton, ritual 1 Suro juga diadakan oleh kelompok-kelompok penganut aliran kepercayaan Kejawen yang masih banyak dijumpai di pedesaan. Mereka menyambut datangnya tahun baru Jawa dengan tirakatan atau selamatan.

Sepanjang bulan Suro masyarakat Jawa meyakini untuk terus bersikap eling (ingat) dan waspada. Eling artinya manusia harus tetap ingat siapa dirinya dan dimana kedudukannya sebagai ciptaan Tuhan.

Sedangkan waspada berarti manusia juga harus terjaga dan waspada dari godaan yang menyesatkan.

Karenanya dapat dipahami jika kemudian masyarakat Jawa pantang melakukan hajatan pernikahan selama bulan Suro.

Pesta pernikahan yang biasanya berlangsung dengan penuh gemerlap dianggap tidak selaras dengan lelaku yang harus dijalani selama bulan Suro.

Terlepas dari mitos yang beredar dalam masyarakat Jawa berkaitan dengan bulan Suro, namun harus diakui bersama bahwa introspeksi menjelang pergantian tahun memang diperlukan agar lebih mawas diri.

Dan bukankah introspeksi tak cukup dilakukan semalam saat pergantian tahun saja? Makin panjang waktu yang digunakan untuk introspeksi, niscaya makin bijak kita menyikapi hidup ini. Inilah esensi lelaku yang diyakini masyakarat Jawa sepanjang bulan Suro.

Sondag 11 November 2012

Rumah Penyihir Putih Penganut Aliran Voodoo

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Rumah Penyihir Putih Penganut Aliran Voodoo . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Rumah Penyihir Putih Penganut Aliran Voodoo 


Rose Hall, Jamaika

Rose Hall adalah sebuah rumah bergaya Georgia klasik di Jamaika. Rumah ini terkenal karena legenda Annie Palmer, si Ratu Voodoo.

Menurut legenda, di Haiti hidup seorang wanita bernama Annie Palmer. Orangtuanya meninggal karena penyakit kuning dan Ia dirawat oleh pembantunya yang merupakan ahli voodoo dan tenung. Beberapa tahun kemudian, Ia menikah dan pindah ke Rose Hall.

Annie menikah dengan John Palmer, yang memiliki rumah yang disebut Rose Hall ini. Namun anehnya, umur John Palmer tidak lama dan Ia tewas secara misterius. Begitu pula beberapa lelaki lain yang menikah dengannya setelah itu. Sejak itu, Annie disebut sebagai tukang voodoo yang membunuh suaminya sendiri.

Akhirnya, setelah banyak orang yang mati misterius bersamanya, Annie pun menjumpai ajalnya dengan misterius pula. Namun kabarnya Ia masih sering terlihat di rumah ini, mengenakan gaun putih, dan dijuluki si Penyihir Putih.

Donderdag 08 November 2012

Cerita Misteri Mahluk Jadi-Jadian Sepanjang Zaman

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Cerita Misteri Mahluk Jadi-Jadian Sepanjang Zaman  . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Cerita Misteri Mahluk Jadi-Jadian Sepanjang Zaman


Kisah mistis seakan tidak habis di negeri ini. Di zaman yang dikuasai Facebook dan Twitter ini, kisah-kisah misteri tentang berbagai mahluk halus atau mahluk jadi-jadian tetap saja ada.

Seperti yang terjadi awal minggu ini. Masyarakat Bantul, Yogyakarta dikagetkan dengan ditemukannya sebuah jenglot. Penemuan jenglot itu langsung menggegerkan warga Bantul. Warga Desa Sendang Sari langsung berduyun-duyun ingin melihat jenglot yang kemudian ditaruh di aquarium kosong.

Jenglot - www.jurukunci.net

Menurut salah seorang paranormal, Subarno atau biasa disebut Mbah Bolong usai menerawang jenglot temuan warga Bantul menjelaskan secara ghaib, bentuk dari jenglot yang ada di Bantul merupakan hasil rekayasa manusia dari seekor katak yang sebelumnya dikeringkan.

Usai kering, katak kemudian dimodifikasi sedemikian rupa mulai dari kepala dibentuk layaknya manusia. Rekayasa jenglot yang dilakukan pada jenglot hampir sama dengan rekayasa yang dilakukan pada benda ghoib yang hampir mirip dengan jenglot yang konon dinamai dengan Bethoro Karang atau dalam dunia klenik sering di sebut BK.

Namun meski dianggap palsu, tak menyurutkan warga Bantul dan sekitarnya untuk menyaksikan benda unik tersebut. Bahkan, jenglot yang dipajang itu menghasilkan pundi-pundi rupiah dari para pengunjung yang penasaran ingin melihatnya.

Cerita tentang jenglot ini adalah bagian kecil dari cerita mistis mahluk jadi-jadian di Tanah Air. Masyarakat Bali misalnya, selama ini mereka familiar dengan kisah leak. Demikian juga masyarakat Sumatera Utara dengan kisah Begu. Ada juga sebagian masyarakat Jawa yang familiar dengan manusia jadi-jadian yang menjelma sebagai babi ngepet yang tugasnya untuk mencari pesugihan.

Tak cuma di Tanah Air saja kisah-kisah mistis ini menjadi buah bibir. Di Thailand, ada legenda Mae Naak Phra Khanong. Cerita rakyat ini dianggap sangat mengerikan, biasanya dikisahkan oleh ibu-ibu di malam hari supaya anak mereka tidak nakal.

Banyak negara di belahan bumi pasti juga memiliki kisah-kisah mistis soal mahluk jadi-jadian. Percaya atau tidak, cerita mistis selalu melekat dalam ingatan masyarakat sekitar, dan menjadi bumbu-bumbu penyedap modernitas.

Tidak berniat untuk menakut-nakuti, merdeka.com pada Sabtu (1/9) ini memilih berita tematik mengenai mahluk jadi-jadian di atas. Karena diakui atau tidak, kisah-kisah mistis tentang mahluk jadi-jadian akan terus menjadi fenomena, entah sampai kapan. Selamat membaca!

Woensdag 07 November 2012

Mengungkap Misteri Sumpah Pocong

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Mengungkap Misteri Sumpah Pocong . Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Mengungkap Misteri Sumpah Pocong


Misteri sumpah pocong hanya ada dan asli Indonesia lho. Sahabat unikbaca sumpah pocong yang konon merupakan tradisi masyarakat pedesaan adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisi terbalut kain kafan layaknya orang yang telah meninggal. Sumpah ini tak jarang dipraktekkan dengan tata cara yang berbeda, misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi tapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk.

Sumpah pocong biasanya dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan dilengkapi dengan saksi dan dilakukan di rumah ibadah (mesjid). Di dalam hukum Islam sebenarnya tidak ada sumpah dengan mengenakan kain kafan seperti ini. Sumpah ini merupakan tradisi lokal yang masih kental menerapkan norma-norma adat. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan suatu tuduhan atau kasus yang sedikit atau bahkan tidak memiliki bukti sama sekali.

Di dalam sistem pengadilan Indonesia, sumpah ini dikenal sebagai sumpah mimbar dan merupakan salah satu pembuktian yang dijalankan oleh pengadilan dalam memeriksa perkara-perkara perdata, walaupun bentuk sumpah pocong sendiri tidak diatur dalam peraturan Hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata.

Sumpah mimbar lahir karena adanya perselisihan antara seseorang sebagai penggugat melawan orang lain sebagai tergugat, biasanya berupa perebutan harta warisan, hak-hak tanah, utang-piutang, dan sebagainya.
Dalam suatu kasus perdata ada beberapa tingkatan bukti yang layak diajukan, pertama adalah bukti surat dan kedua bukti saksi. Ada kalanya kedua belah pihak sulit menyediakan bukti-bukti tersebut, misalnya soal warisan, turun-temurunnya harta, atau utang-piutang yang dilakukan antara almarhum orang tua kedua belah pihak beberapa puluh tahun yang lalu.

Bila hal ini terjadi maka bukti ketiga yang diajukan adalah bukti persangkaan yaitu dengan meneliti rentetan kejadian di masa lalu. Bukti ini agak rawan dilakukan. Bila ketiga macam bukti tersebut masih belum cukup bagi hakim untuk memutuskan suatu perkara maka dimintakan bukti keempat yaitu pengakuan. Mengingat letaknya yang paling akhir, sumpah pun menjadi alat satu-satunya untuk memutuskan sengketa tersebut. Jadi sumpah tersebut memberikan dampak langsung kepada pemutusan yang dilakukan hakim.

Sumpah ada dua macam yaitu Sumpah Suppletoir dan Sumpah Decisoir. Sumpah Supletoir atau sumpah tambahan dilakukan apabila sudah ada bukti permulaan tapi belum bisa meyakinkan kebenaran fakta, karenanya perlu ditambah sumpah. Dalam keadaan tanpa bukti sama sekali, hakim akan memberikan sumpah decisoir atau sumpah pemutus yang sifatnya tuntas, menyelesaikan perkara.

Dengan menggunakan alat sumpah decisoir, putusan hakim akan semata-mata tergantung kepada bunyi sumpah dan keberanian pengucap sumpah. Agar memperoleh kebenaran yang hakiki, karena keputusan berdasarkan semata-mata pada bunyi sumpah, maka sumpah itu dikaitkan dengan sumpah pocong. Sumpah pocong dilakukan untuk memberikan dorongan psikologis pada pengucap sumpah untuk tidak berdusta.

Dinsdag 06 November 2012

Kawasan Ancol, Dulunya Tempat Jin Buang Anak

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Kawasan Ancol, Dulunya Tempat Jin Buang Anak. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru,Foto Penampakan Hantu, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia Tentang Alien,UFO Dan Alam Semesta, Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Kawasan Ancol, Dulunya Tempat Jin Buang Anak


Mansion mewah dan sarana wisata nomor satu terus dibangun di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Mengusung jargon Jakarta Bay City, Ancol menjadi andalan wisata pantai warga Jakarta. Ancol yang kini digugat karena tiketnya dinilai kemahalan punya sejarah panjang. Tak sekejap mata mengubah Ancol dari hutan dan rawa menjadi tempat wisata.

Kawasan Ancol pernah menjadi tempat wisata para meneer Belanda di abad 17. Kala itu pusat pemerintahan VOC berada di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa dan Kota Tua Jakarta. Jaraknya tak terlalu jauh dari Ancol. Saat itu sebagian kawasan Ancol sudah tertata dengan baik, pantainya pun bersih. Sementara sisanya merupakan hutan dan rawa.

Tapi saat Batavia diserang endemi malaria sekitar 1700-1800an, pemerintah Belanda lalu menggeser pusat kota menjauh dari pesisir. Ancol pun ikut ditinggalkan para meneer yang takut terserang malaria. Dia tidak lagi jadi primadona.

Sejak itu, kawasan Ancol jarang dikunjungi orang. Masyarakat setempat lalu membuat empang untuk memelihara ikan dan udang. Kondisi ini berlangsung ratusan tahun.

Hingga Indonesia Merdeka, kawasan ini masih menjadi kawasan liar yang tak terurus.

"Dulu Ancol nggak kaya sekarang rame begini. Dulunya cuma empang, nggak ada apa-apanya. Sepi banget. Masih hutan, makanya sering dibilang tempat jin buang anak," kata Tarmiji (60), warga Ancol saat berbincang dengan merdeka.com beberapa waktu lalu.

Tarmiji menjelaskan kawasan Ancol baru dibangun periode 1960an. Dia mengingat dulu alat-alat berat merambah hutan kawasan Ancol.

"Waktu saya kecil, masih tahun 60an. Inget ada proyek, segala macam alat berat yang aneh-aneh ada. Ada bule juga. Anak-anak pengen liat tapi ga boleh. Bahaya kata mandornya," beber pria yang sehari-hari berjualan rokok ini.

Dalam buku Jejak Soekardjo Hardjosoewirjo di Taman Impian Jaya Ancol yang ditulis Sugianto Sastrosoemarto dan Budiono dan diterbitkan Kompas, sejarah masa lalu Ancol digambarkan tak jauh beda.

Soekardjo adalah orang yang memimpin proyek Taman Impian Jaya Ancol. Dialah yang membuka hutan belantara untuk dibangun kawasan Ancol mulai tahun 1962.

"Pantai Ancol yang masih berupa rawa-rawa, semak dan masih belum tersentuh merupakan kawasan yang menyeramkan. Orang menganggap kawasan itu tak layak ditempati. Bahkan dianggap sebagai tempat jin buang anak."

"Di kawasan yang sangat luas itu benar-benar sangat sepi. Tidak ada akses yang memadai, belum ada pemukiman dan gelap karena belum ada listrik," kenang Soekardjo dalam bukunya.

Tak menyangka jika Ancol akan menjadi sebesar dan semegah sekarang.

Dinsdag 09 Oktober 2012

Kisah Nyata ‘Zombie Miami’ 18 Menit yang Mengerikan

AnehCuy - Saat ini kalian sedang membaca artikel Kisah Nyata ‘Zombie Miami’ 18 Menit yang Mengerikan. Dsini Admin juga akan berbagi artikel lain seperti tentang Foto Foto Artis Terbaru, Berita Dalam Negeri Dan Luar Negeri Terbaru Hari Ini, Gosip Artis Terbaru Hari Ini, Kisah-Kisah Religi, Sejarah , Misteri-Misteri Yang Ada Di Dunia,Kisah Berita Atau Artikel Tentang Unik Dan Aneh Yang Ada Di Dunia , Berita Sepak Bola Hari Ini dll dan selamat membaca artikel Kisah Nyata ‘Zombie Miami’ 18 Menit yang Mengerikan


Sabtu sore (26/5)di South Beach,Miami sedang digelar acara festival tahunan Urban Beach Week,jalanan lebih ramai dari biasanya.Hampir tidak ada yang memperhatikan,seorang pria telanjang berkulit gelap berjalan tergesa seperti kepanasan.

Kejadian selanjutnya mengerikan,Rudy Eugene (31) menemukan seorang gelandangan yang terlelap,dengan kekuatan luar biasa,diluar akal sehat,pria itu menerkam pria yang tengah tertidur lelap,ditindih seperti orang kesurupan dan memangsa area wajahnya,sekitar 18 menit kejadian itu berlangsung.

Beberapa mobil dan pengendara sepeda motor melintas,namun segera pergi,pengendaranya pasti ketakutan dan merasa lebih baik mencari bantuan.Beberapa orang melaporkan peristiwa itu lewat 911.

Bagi Larry Vega,seumur hidup,inilah pemandangan paling sadis yang pernah disaksikannya.Rudi Eugene merobek robek mangsa dengan giginya.

Untunglah ,polisi segera tiba,meskipun .Petugas bernama Jose Rivera meneriaki Eugene untuk segera berhenti.Tetapi Eugene hanya menoleh,mengeram seperti binatang dan terus mengunyah.

Dengan sigap Jose segera menyudahi drama mencekam itu dengan menembaknya,ternyata susah juga untuk melumpuhkannya,Eugene terus melahap poppo,hingga peluru kelima membuatnya kehilangan nyawa.

Bantuan segera datang.Mr Poppo masih tampak sadar ketika dibawa ke rumahsakit Jackson Memorial.Kedua tanggannya menggapai-gapai.

Kondisi pria malang ‘Ronald Poppo’(65)yang menggelandang selama 30 tahun,hingga akhir minggu lalu masih kritis,seluruh wajahnya hilang,kecuali bagian dagu.

Menurut Miami Herald,bagaimana Rudy Eugene bisa melakukannya?diduga Eugene dalam pengaruh obat terlarang yang disebut ‘bath salts’ ketika menyerang Poppo.

Menurut Dr.Paul Adam dari Jackson Memorial,salah satu dokter IRD ,kepada CBS,tubuh pengonsumsi bath Salts mendadak panas luar biasa,mereka lantas mengalami delirium exstrem(semacam gangguan kesadaran)sehingga membuka pakaian dan agresif,mereka menjadi ‘luar biasa kuat’ dan menggunakan rahang sebagai senjata.

Poppo adalah bukti korban keganasan bath salts,Eugene memakan seluruh wajahnya sampai ke bagian dagu.Dahi tinggal tengkorak.Tidak ada hidung,tidak ada mulut”kata Sgt Armando Equilar,presiden Miami Fraternal Order Of Police.

Kasus Rudy Eugene terparah.Jika Poppo bertahan hidup,harus menghadapi jalan panjang untuk kembali normal.

Menurut dr Paul Adams,Poppo menghadapi resiko besar mati karena infeksi.Kalau bertahan,Poppo harus menjalani banyak operasi untuk mengembalikan wajah dan fungsinya.Bisa saja akan menjalani transplantasi wajah.

Sumber Tabloit Nyata Edisi 2135 juni 2012

thedaily/dailymail/miamiherald/end

Maandag 01 Oktober 2012

Serem Banget !! Inilah Lagu-Lagu Mistis Yang Berhantu Dan Bisa Memanggil Hantu


AnehCuy - Hantu bukan cuma identik sama tanda-tanda, bau-bauan, atau bahkan penampakan langsung. Namun hantu juga sering dikaitkan dengan lagu. Entah lagu ini cuma dikait-kaitkan saja, atau bisa jadi lagu inilah yang jadi pemanggil. Apa saja lagu-lagu yang sering diidentikkan dengan hantu? Ini dia beberapa lagunya:

1. Lingsir Wengi
Lagu ini konon disebut-sebut ampuh untuk memanggil sosok kuntilanak. Jika kamu menyanyikannya, bahkan walau sedikit, itu sudah bisa memanggil kuntilanak. Saking terkenalnya mitos ini, bahkan kisahnya sudah diangkat ke film.


2. Lagu di Malam Satu Suro
Lagu ini sebenarnya tidak terdengar seperti lagu yang bernuansa mistis, lirik-liriknya juga tidak begitu menyeramkan. Akan tetapi karena pernah dinyanyikan sosok hantu yang sangat seram di film, lagu ini jadi melekat dengan sosok hantu tersebut.




3. The Goddess
Lagu ini identik dengan hantu karena sempat tersebar kabar bahwa di dalamnya terdengar ada suara hantu. Banyak pendengar yang menjadi saksi dan memosting apa yang didengarnya ke internet, sehingga lagu milik penyanyi Korea ini menjadi beraroma mistis.




4. Tinggal Kenangan
Lagu ini sempat menggemparkan Indonesia, karena kabar yang beredar memaparkan kisah di balik lagu tersebut. Disebut-sebut lagu itu diciptakan orang yang bunuh diri karena kekasihnya tewas dalam kecelakaan nahas. Namun kemudian ada yang mengakui lagu tersebut, dan kisah itu perlahan hilang dan sudah tak dipercaya lagi. Akan tetapi, bagaimana jika kisah itu memang benar adanya?




5. Misteri Lagu Takdir
Setelah Gaby kini ada lagu mistis lagi yang berjudul "Takdir" atau yang lebih di kenal dengan " Misteri Lagu Takdir " konon jika lagu ini di nyanyikan bisa memanggil hantu yang bernama Lita .Penyanyi dan pencipta lagu Takdir ini masih misterius,Konon siapa saja yang mendengar lagu ini tepat di tengah malam,secara tiba tiba akan berubah pola tingkah  tanpa sebab yang jelas,fikiran kosong,tidak bisa mengontrol emosi,ada yang berteriak histeris dan di rasuki Makhluk halus.

Di awal dan di akir lagu ada suara berdenging yang konon saat dengingan terakir banyak gangguan gaib yang muncul seperti suara jejak kaki,suara mengetuk pintu,benda jatuh dari atas, bau kembang melati dan lain lain,Lagu ini baru heboh di Internet tahun 2012 yang bisa kalian cari info-infonya di google dengan kata pencarian " Misteri Lagu Takdir "



Pernah dengerin salah satu lagu ini? Atau pernah terngiang tiba-tiba pas malam hari? Mungkin sekarang dia ada di dekat kamu.

Vrydag 28 September 2012

Inilah Pengertian Kesurupan Di Tilik Dari Segi Medis


AnehCuy - Fenomena kesurupan atau possesion belakang ini marak diperbincangkan dalam berbagai media, khususnya kasus kesurupan masal yang terjadi di berbagai daerah dan sering menimpa para pelajar sekolah, misalnya kasus kesurupan masal di SMU Pangudi Luhur Yogyakarta atau kasus kesurupan yang menimpa para pekerja di pabrik rokok Bentoel. Sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari banyak orang yang mengalami semacam trance atau kesurupan tanpa disadari.

Dengan kata lain, dirinya menolak dikatakan trance atau kesurupan, misalnya pada waktu mereka sedang mengendarai mobil atau pesawat terbang, nonton TV, nonton sepak bola atau ketika menonton pergelaran musik. Kesurupan ataupossesion dan trance, kasusnya banyak dijumpai di negara dunia ketiga. Di India yang kultur dan budayanya miripIndonesia, kesurupan atau possesion syndrome atau possesion hysterical merupakan bentuk disosiasi yang paling sering ditemukan. Angka kejadiannya kurang lebih 1 – 4% dari populasi umum.

Studi epidemiologi possesion telah dilaporkan berhubungan dengan krisis sosial di masyarakat. Dengan begitu banyaknya pemberitaan mengenai kesurupan kita tentunya sudah tidak asing lagi dengan fenomena tersebut, di mana fenomena kesurupan sering kali dan bahkan selalu dikaitkan dengan adanya gangguan dari roh-roh halus yang mengambil alih tubuh korban selama beberapa waktu dan membuat korban tidak sadar akan apa yang ia perbuat. Tentunya paham seperti ini merupakan paham tradisional yang ada, diturunkan dan berkembang dalam masyarakat kita.

Kesurupan masal yang belakangan ini sering sekali terjadi sebenarnya pada awalnya merupakan kesurupan individual dan kemudian berubah menjadi masal dikarenakan orang lain yang melihat peristiwa tersebut menjadi tersugesti. Kesurupan individual yang terjadi muncul sebagai reaksi atas apa yang sedang dirasakan oleh individu sebelum proses kesurupan itu terjadi. Kesurupan menurut Dr.Dadang Hawari adalah reaksi kejiwaan yang dinamakan reaksi desosiasi. Reaksi yang mengakibatkan hilangnya kemampuan seseorang untuk menyadari realitas di sekitarnya itu, yang disebabkan adanya tekanan fisik maupun mental.

Tetapi kalau kesurupannya massal, itu melibatkan sugesti. Dissociative trance disorder dapat terjadi secara perorangan atau bersama-sama, saling memengaruhi, dan tidak jarang menimbulkan kepanikan bagi lingkungannya (histeria massa). Bila dalam satu kelompok remaja ada seorang yang mengalami kesurupan, yang lain terutama yang punya risiko kesurupan, akan segera “tertular”. Ini merupakan definisi secara medis. Dunia kedokteran, khususnya psikiatri mengakui fenomena kesurupan sebagai suatu perubahan, tunggal atau episodik, dalam keadaan sadar, yang ditandai oleh penggantian rasa identitas pribadi. Biasanya dengan identitas baru. Bisa oleh suatu roh atau kekuatan. Kejadian kesurupan sering kali terjadi berulang dan kambuh-kambuhan.

Kesurupan dalam pandangan dosen Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, A. Supratiknya, Ph.Dmerupakan refleksi kegagalan yang sedang terjadi dalam berbagai bidang kehidupan. Maka pada prakteknya jadi heran kalau kesurupan dikait-kaitkan dengan makhluk halus. Menurut dia, kesurupan bisa dijelaskan secara rasional. Kesurupan adalah gejala kejiwaan.

Kalau sekarang orang cenderung mencari jawaban pada paranormal, lonceng kematian bagi akal sehat sedang berdentang. Menurut pratiknya, kesurupan hanya merefleksi chaos luar biasa di tengah masyarakat. Kalau tekanannya jelas, kasat mata, orang mudah melawannya. Prof.Dr. dr. H.Soewadi, MPH, Guru Besar Ilmu Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada, sepakat.

 Seperti ditulis harian lokal Kedaulatan Rakyat, dia yakin kesurup an bukan disebabkan makhluk halus. Soewadi memandang tekanan sosial sebagai biang kesurupan. Banjir, tsunami, gizi buruk, ketidakadilan, upah kecil, santun an tunai langsung, kesenjangan yang sangat mencolok, disebut Soewadi sebagai faktor penekan.

Kesurupan, menurut ahli jiwa ini adalah gejala gangguan jiwa yang disebut folie a deux, yaitu gejala gangguan jiwa pada seseorang yang diikuti orang lain. Mereka kehilangan kepribadian yang asli. Yang muncul kepribadian yang lain. Jika pernah mendengar dan melihat sesuatu, kemudian masuk dalam alam bawah sadarnya, saat kepribadian dia rapuh, muncul kepribadian lain itu.

Rachmad K.Dwi Susilo yang didapuk untuk menjadi pembicara dalam seminar kali ini menyatakan bahwa kesurupan masal adalah salah satu keragaman dalam karakter masyarakat transisi dari agraris ke masyarakat industri. Tidak sedikit pula kebingungan ini menampakkan diri dalam perilaku yang menyimpang. “Masyarakat industri bisa dikatakan juga sebagai kemunculan masyarakat modern dimana menandai berakhirnya kepercayaan masyarakat terhadap mitos.

Sementara dari perspektif psikologi, kesurupan sendiri sebenarnya telah menjadi kajian psikologi klinis, terutama psikologi abnormal. Kesurupan dalam psikologi dikenal dengan istilah trans dissosiatif dan trans possession disosiatif. Trans dissosiatif adalah perubahan dalam kesadaran yang bersifat temporer atau hilangnya perasaan identitas diri tanpa kemunculan identitas baru. Sedang trans possession dissosiatif adalah perubahan dalam kesadaran yang dikarakteristikkan dengan penggantian identitas personal yang selama ini ada dengan identitas yang baru.

Mengapa Wanita Lebih Berisiko Kesurupan?

Berdasarkan jenis kelamin, perempuan mempunyai risiko lebih besar untuk kesurupan dibandingkan laki-laki. Hal ini terbukti dari kasus-kasus yang terjadi sebagian besar adalah perempuan. Hal ini mungkin karena perempuan lebihsugestible atau lebih mudah dipengaruhi dibandingkan laki-laki. Mereka yang memunyai kepribadian histerikal yang salah satu cirinya sugestible lebih berisiko untuk kesurupan atau juga menjadi korban kejahatan hipnotis.

Berdasarkan usia, sebagian besar korban kesurupan berusia remaja dan dewasa muda. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa mereka yang berisiko untuk kesurupan adalah perempuan usia remaja atau dewasa muda yang mudah dipengaruhi. Selain itu, wanita lebih labil ketimbang pria dan terjadi perubahan dalam jiwanya. Banyak hal bisa menjadi penyebabnya. Antara lain kondisi keluarga, kondisi sekolah, hubungan pertemanan, sosial politik, dan masih banyak lagi.

Gejala-Gejala Kesurupan

Gejala-gejala beberapa waktu sebelum kesurupan antara lain kepala terasa berat, badan dan kedua kaki lemas, penglihatan kabur, badan terasa ringan, dan ngantuk. Perubahan ini biasanya masih disadari oleh subjek, tetapi setelah itu ia tiba-tiba tidak mampu mengendalikan dirinya. Melakukan sesuatu di luar kemampuan dan beberapa di antaranya merasakan seperti ada kekuatan di luar yang mengendalikan dirinya.

Mereka yang mengalami kesurupan merasakan bahwa dirinya bukanlah dirinya lagi, tetapi ada suatu kekuatan yang mengendalikan dari luar. Keadaan saat kesurupan ada yang menyadari sepenuhnya, ada yang menyadari sebagian, dan ada pula yang tidak menyadari sama sekali. Dalam keadaan kesurupan korban melakukan gerakan-gerakan yang terjadi secara otomatis, tidak ada beban mental, dan tercetus dengan bebas. Saat itu merupakan kesempatan untuk mengekspresikan hal-hal yang terpendam melalui jeritan, teriakan, gerakan menari seperti keadaan hipnotis diri. Setelah itu, fisik mereka dirasa lelah tetapi, mental mereka mendapat kepuasan hebat. Frigerio menyatakan, ada tiga stadium yang dialami orang kesurupan.

Pertama, irradiation (subjek tetap menyadari dirinya tetapi ada perubahan yang dirasakan pada tubuhnya.

Kedua being diside, subjek berada dalam dua keadaan yang berbeda, namun ada sebagian yang dialaminya disadarinya.

Stadium ketiga disebut stadium incorporation, subjek sepenuhnya dikuasai oleh yang memasukinya dan semua keadaan yang dialami tidak diingatnya.

Kesurupan dapat pula diartikan suatu keadaan seseorang dikuasai oleh roh jahat, yakni yang bersangkutan tidak dapat mengendalikan diri dan merugikan diri sendiri atau orang lain, seperti menyerang atau kena guna-guna. Kepercayaan seperti ini juga banyak dijumpai di hampir semua kultur di Indonesia.

Kesurupan atau possesion dan trance, kasusnya banyak dijumpai di negara dunia ketiga, studi epidemiologi possesion telah dilaporkan berhubungan dengan krisis sosial di masyarakat. Kesurupan menurut Dr Dadang Hawari adalah reaksi kejiwaan yang dinamakan reaksi desosiasi. Reaksi yang mengakibatkan hilangnya kemampuan seseorang untuk menyadari realitas di sekitarnya itu, yang disebabkan adanya tekanan fisik maupun mental.

Tetapi kalau kesurupannya massal, itu melibatkansugesti. Dissociative trance disorder dapat terjadi secara perorangan atau bersama-sama, saling memengaruhi, dan tidak jarang menimbulkan kepanikan bagi lingkungannya (histeria massa). Dunia kedokteran, khususnya psikiatri mengakui fenomena kesurupan sebagai suatu perubahan, tunggal atau episodik, dalam keadaan sadar, yang ditandai oleh penggantian rasa identitas pribadi. Biasanya dengan identitas baru.

Bisa oleh suatu roh atau kekuatan. Kejadian kesurupan sering kali terjadi berulang dan kambuh-kambuhan.Kesurupan adalah gejala kejiwaan. Menurut pratiknya, kesurupan hanya merefleksi chaosluar biasa di tengah masyarakat. Kalau tekanannya jelas, kasat mata, orang mudah melawannya. Kesurupan adalah salah satu keragaman dalam karakter masyarakat transisi dari agraris ke masyarakat industri. Tidak sedikit pula kebingungan ini menampakkan diri dalam perilaku yang menyimpang. Kejadian kesurupan sering kali berulang dan kambuh-kambuhan. Setelah sadar kembali dan tenang baru dapat dilakukan berbagai intervensi misalnya psikoterapi untuk membantu mengatasi masalah atau stres yang melatarbelakanginya.

Kemampuan yang perlu ditingkatkan pada para korban kesurupan adalah mengajar dan melatih korban mengelola stres dan konflik dengan cara yang baik dan benar. Artinya, bila di kemudian hari mengalami stres atau konflik, atau diberi tanggung jawab yang berat, cara penyelesaiannya tidak lagi dengan kesurupan, tetapi dengan cara yang lebih konstruktif. Selain itu, perlu pula meningkatkan toleransi terhadap stres.

Saterdag 22 September 2012

Kisah Misteri Makam Gantung

AnehCuy - Semasa hidupnya, orang yang dimakamkan ditempat ini dikenal sebagai tokoh sufi. Pasalnya, tokoh ini menguasai ilmu langka yang bernama Aji Pancasona. Yakni sebuah ilmu yang dapat hidup kembali ketika mati. Dengan catatan, asal menyentuh tanah. Karena itu, agar tidak hidup kembali, saat meninggal, kemudian makamnya digantung.


Di jalan Melati, Blitar, Jawa Timur, ada sebuah makam tua yang lebih dikenal dengan nama makam Gantung. Predikat yang melekat pada makam tua ini, sangat singkron dengan kondisi makam tersebut.


Pasalnya, makam ini memang dalam posisi tidak menyentuh tanah. Karena itu, masyarakat Blitar menyebutnya dengan nama, Makam Gantung. Keunikannya, tak sedikit para penjiarah yang datang ke makam Bung Karno, menyempatkan diri berjiarah ke makam gantung.

Selain mendoakan tokoh sakti yang makamnya tidak menyentuh tanah ini, mereka sengaja ingin menyaksikan keunikan dari makam itu. Apalagi, jarak makam Bung Karno dengan makam gantung, hanya terpaut sekitar satu kilometer.


Eyang Joyodigo, inilah nama tokoh sakti yang makamnya dibuat ditidak menyentuh tanah. Menurut penuturan juru kunci makam gantung, Biran, 74 tahun, semasa hidupnya, Eyang Joyodigo dikenal sebagai satu-satunya tokoh pada zamannya yang memiliki ilmu Aji Pancasona.



Yakni, ajian yang ketika mati dapat hidup kembali asal jasadnya menyentuh tanah. Karena itu, ketika tokoh ini meninggal diusia senja, kemudian makamnya dibuat tidak menyentuh tanah. Jasadnya dimasukan kedalam peti besi, kemdian disangga dengan empat penyangga yang juga terbuat dari besi.

Karena makamnya tidak menyentuh tanah, walau jasadnya disangga dalam peti besi, masyarakat setempat menyebutnya dengan nama makam gantung. Sedangkan dibawah serta di kiri-kanannya, dimakamkan para keluarga Eyang Joyodigo.

Masih menurut penuturan juru kunci, dalam epos Ramayana, saat itu hanya satu yang memiliki Aji Pancasona. Yakni saudara kembar Sugriwo yang bernama Subali. Keduanya, berasal dari bangs kera.


Namun, karena rayuan Rahwana, kemudian ilmu Aji Pancasona jatuh ke tangah raja dari Ngalengka in. Lalu bagaimana Aji Pancasona bisa dikuasai oleh Eyang Joyodigo?


Menurutnya lagi, semasa hidup, tokoh ini dikenal suka laku tirakat. Berbagai macam ilmu telah dikuasai. Termasuk Aji Pancasona. Bahkan gurunya, tak hanya dari bangsa manusia saja. Tapi ada juga yang berasal dari bangsa lelembut.


Tak heran, jika Eyang Joyodigo bisa menguasai ilmu Aji Pancasona yang pemilik aslinya, tinggal cerita.

"Beliau semasa hidupnya, berguru sosok gaib pemilik pertama Aji Pancasona," terang juru kunci yang juga mantan tentara PETA.



Lalu siapa sebenarnya Eyang Joyodigo? Sebagaimana yang dituturkan Boiran kepada Misteri, tokoh ini dulunya sahabat dekat Pangeran Diponegoro. Tak hanya sahabat juga, karena Joyodigo juga trah darah biru dari Mataram.

Dan pada tahun 1825, timbul perselisihan antara Belanda dengan Pangeran Diponegoro. Penyebabnya, pihak keraton bagi Diponegoro, terlalu merendahkan martabatnya. Keraton Yogyakarta, seakan-akan berdiri hanya karena kemurahan hati Belanda.


Tak hanya itu, yang membuat darah Diponegoro mendidih. Saat itu, kekuasaan raja-raja ditanah Jawa terus dipersempit. Ada lagi, kekuasaan raja disamakan dengan kedudukan pengawai tinggi pemerintahan Kolonial. Bahkan, pemerintah kolonial terlalu jauh mencampuri urusan keraton dengan cara ikut campur dalam hal pergantian raja.

Lebih menyakitkan lagi bagi Diponegoro, pihak Belanda memungut pajak jalan, ternak, rumah serta hasil bumi kepada rakyat jelata. Karena itu, ketika kompeni membuat tanda tapal batas untuk jalan yang melewati tanah leluhurnya, tanda tapal batas itu langsung dicabut.


Dengan begitu, api peperangan telah tersulut. Selama dalam masa peperangan yang berlangsung lima tahun (1825-1830), salah satu pengikut pangeran Diponegoro yang setia yakni, Joyodigo. Bersama Diponegoro, Joyodigo terus melakukan perlawanan kepada Belanda.


Tak hanya sekali, tokoh sakti ini tertangkap dan dieksekusi mati oleh Belanda. Namun, karena mempunyai Aji Pancasona, begitu jasadnya dibuang oleh Belanda, Joyodigo hidup lagi tanpa sepengetahuan kompeni.


Hingga pada akhirnya, di tahun 1830, Pangeran Diponegoro ditangkap karena siasat licik pihak kompeni. Namun walau Pangeran Diponegoro telah diasingkan ke Makasar setelah tertangkap, bukan berarti darah pejuang Joyodigo padam.


Walau saat pecah perang Pangeran Diponegoro, usianya masih menginjak sekitar 30-an. Ia terus melakukan perang gerilya bersama pengikut Pangeran Diponegoro yang lain. Namun, karena saat itu wilayah Yogyakarta terlalu banyak penjagaan oleh kompeni, Joyodigo memilih perang gerilya menuju arah timur.


Singkat kata, dalam perjalanannya ke arah timur, setiap pos Belanda yang lengah, pasti diserang. Hingga pada akhirnya, sampailah Joyodigyo di wilayah Blitar. Di kota ini, tanpa sepengetahuan pihak penguasa Blitar saat itu, Joyodigo terus melakukan perlawanan terhadap Belanda.


Merasa wilayahnya aman dari pemerasan kompeni, kemudian Adipati Blitar saat itu, mengirim pasukan telik sandi (intel) untuk mencari tahu siapa sebenarnya yang telah membuat takut kompeni di wilayah Blitar.


Hingga pada akhirnya, telik sandi yang dikirim oleh sang Adipati, menemukan Joyodigo di sebuah hutan yang masuk Blitar Selatan. Atas perintah Adipati Blitar, telik sandi mengundang Joyodigo untuk datang ke pendopo.


Namun permintaan utusan Adipati Blitar ini ditolak dengan halus. Alasannya, Joyodigo saat itu, masih sibuk melatih laskar untuk mengusir kompeni.


Karena tolakan halus dari Joyodigo ini, kemudian telik sandi langsung pulang dan melapor kepada Adipati. Dua tahun kemudian, Adipati Blitar kembali mengirim utusan. Saat itu, patih di kadipaten Blitar mangkat dan harus segera dicarikan pengganti.


Maksud Adipati mengirim utusan yang kedua, agar Joyodigo bersedia menjadi pati di kadipaten Blitar. Dan karena banyak pihak kompeni yang meninggalkan Blitar lantara serangan gerilya pasukan Joyodigo, tokoh ini bersedia menerima tawaran Adipati Blitar.


Sebagai seorang keturunan darah biru dan pernah tinggal di keraton, ketika diangkat menjadi patih di kadipaten Blitar, Joyodigo sudah tak asing lagi dengan pemerintahan. Patih Joyodigo mampu mengambil kebijakan yang sangat cakap.


Hal inilah yang membuat salut sang Adipati Blitar. Karena kecakapan ini, kemudian sang Adipati memberinya tanah perdikan yang sekarang berada di Jalan Melati kota Blitar. Di tanah perdikan ini, Joyodigo kemudian membangun sebuah rumah besar untuk keluarganya dan diberinya nama, Pesanggerahan Joyodigo.


Rumah yang didirikan oleh Joyodigo in, hingga kini masih berdiri kokoh. Sebagai manusia biasa, walau mempunyai Aji Pancasona, Joyodigo akhirnya wafat pada tahun 1905 diusia seratus tahun lebih.


Karena khawatir akan hidup lagi begitu menyentuh bumi, kemudian oleh para kerabat, makamnya diusahakan agar tidak menyentuh tanah. Jasad Joyodigo dimasukkan kedalam peti besi, dan peti itu kemudian disangga dengan empat tiang yang juga terbuat dari besi seperti yang tampak sekarang ini.


"Di usia yang sudah lebih seratus tahun, kan kasihan kalua Eyang terus menerus hidup lagi setelah meninggal. Karena itu, makamnya dibuat menggantung agar tidak menyentuh tanah. Kalau asal-usulnya ya…seperti yang saya katakan tadi.


Eyang Joyodigo merupakan keturunan darah biru dari Mataram dan pernah menjadi patih di kadipaten Blitar sini. Kalau saudara beliau, mantan bupati Rembang yang juga suami dari RA. Kartini," terang juru kunci yang telah menjaga makam Eyang Joyodigo lebih dari 20 tahun.




Sebagai makam seorang tokoh sakti pada jamannya, kini makam Eyang Joyodigo pada hari-hari tertentu banyak didatangi oleh para peziarah. Terutama yang datang dari kalangan spiritualis. Beda dengan para peziarah biasa, kaum spiritualis ini datang ke makam Eyang Joyodigo dengan maksud tertentu.


Yakni ingin berguru kepada Eyang Joyodigo dengan cara gaib. Tujuannya, agar mendapat titisan ilmu Aji Pancasona. Menurut juru kunci, hingga kini, tak seorangpun spiritualis yang berhasil mendapatkan titisan ilmu Aji Pancasona dari Eyang Joyodigo.


Jangankan diberi titisan ilmu Aji Pancasona, diberi ilmu yang kesaktiannya dibawah Aji Pancasona saja tidak. Bahkan tak jarang, para spiritualis yang sedang menjalani laku di makam Eyang Joyodigo, justru diusir dengan suara tanpa rupa.

"Apa dikira mudah belajar ilmu Pancasona. Karena salah satu syaratnya yaitu harus bertapa ngalong. Menggantung di pohon dengan kepala dibawah selama empat puluh hari empat puluh malam tanpa makan dan minum. Yang datang ke sini itu khan Cuma spiritualis masa kini. Mereka bukannya mendapat ilmu, tapi justru diusir," papar juru kunci dengan tertawa.


Bagi masyarakat Blitar, selain makam sang proklamator, makam Eyang Joyodigo juga dikeramatkan. Sebagai makam yang dikeramatkan, menurut Boiran, makam Eyang Joyodigo dijaga dua sosok gaib berujud dua binatang besar.


Yakni seekor ular sebesar batang pohon kelapa, serta seekor harimau loreng sebesar anak sapi. Menurutnya lagi, tak hanya dirinya saja yang pernah melihat kemunculan dua sosok gaib berujud binatang ini. Karena tak sedikit para penjiarah, khususnya kaum spiritualis, yang melihat kemunculan dua sosok gaib berujud ular dan harimau itu.

Masih menurut Boiran, sebenarnya dua sosok gaib penjaga makam ini, dulunya merupakan pengawal pribadi Eyang Joyodigo semasa hidup yang berasal dari bangsa lelembut berujud binatang.

Karena kesetiaannya kepada majikan, hingga Eyang Joyodigo wafat, kedua sosok gaib itu masih setia menunggui makam majikannya.