Follow Us On Facebook

Pages

Wys tans plasings met die etiket Udinese. Wys alle plasings
Wys tans plasings met die etiket Udinese. Wys alle plasings

Sondag 23 September 2012

Hasil Pertandingan Udinese vs AC Milan 2-1, 23 September 2012


AnehCuy - Bermain dengan sembilan orang, AC Milan menyerah 1-2 kepada Udinese pada pertandingan Serie-A, di Friuli, Minggu (23/9/2012). Dengan hasil tersebut, Milan duduk di peringkat ke-15 dengan 3 poin, atau kalah sembilan angka dari penguasa sementara, Juventus.

Udinese unggul lebih dulu melalui Mathias Ranegie pada menit ke-40. Gol bermula dari umpan Mathias Ranegie ke tengah kotak penalti. Kiper Christian Abbiati bergerak maju hendak melakukan antisipasi, Ranegie melompat lebih tinggi sehingga mampu menyundul bola masuk tengah gawang Milan.

Stephan El Shaarawy mengubah angka di papan skor pada menit ke-54. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan kaki kanan yang membuat bola kiriman Giampaolo Pazzini melesat masuk sudut kanan atas gawang Brkic.

Pada menit ke-68, Milan kehilangan Cristian Zapata. Zapata mendapat kartu kuning kedua karena dinilai wasit melanggar Renegie di kotak penalti.

Hadiah penalti untuk Udinese dieksekusi oleh Antonio Di Natale. Di Natale mengirim bola ke sudut kanan bawah gawang Abbiati dengan tendangan kaki kanan.
Pada menit ke-83, wasit kembali mengacungkan kartu kuning kedua untuk Kevin-Prince Boateng yang masuk menggantikan Massimo Amborisni pada menit ke-52. Boateng dinilai melanggar Roberto Pereyra.

Permainan berlangsung terbuka. Kedua kubu sama-sama berusaha mengalirkan serangan setiap menguasai bola, dengan Milan lebih mendominasi.

Sejumlah serangan berakhir dengan eksekusi, tetapi gol tak tercipta karena tembakan yang tidak akurat dan performa Abbiati dan Brkic.

Pada menit ketujuh, , misalnya, Stephan El Shaarawy, melepaskan tembakan ke sudut kanan atas gawang, yang kandas di tangan Brkic. Semenit kemudian, giliran Riccardo Montolivo mencoba peruntungannya. Namun, tembakan yang dilepaskan dari tengah kotak penalti itu melesat ke atas gawang Udinese.

Selepas menit ke-20, Udinese tampak lebih berbahaya. Dengan mempertahankan soliditas lini belakang, mereka semakin sering mengalirkan serangan berbahaya, tetapi masih bermasalah dengan akurasi tembakan.

Pada menit ke-23 dan ke-25, misalnya, Antonio Di Natale dan Renegie melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti, yang semuanya meleset dari sasaran.

Jual beli serangan kembali mewarnai awal babak kedua. Setelah tembakan Allan dijinakkan Abbiati pada menit ke-49, Milan membalas dengan tembakan El Shaarawy yang meleset dari sasaran. Semenit setelahnya, giliran Di Natale yang melihat tembakannya meleset ke sisi kanan gawang.

Serangan berikutnya dilancarkan Milan dan kali ini membuahkan gol penyama kedudukan. Udinese belum menciptakan serangan baru ketika Kevin-Prince Boateng melepaskan tembakan jarak jauh, yang meleset ke sisi kiri gawang, pada menit ke-61.

Empat menit kemudian, giliran Udinese yang mengancam gawang Milan, melalui Di Natale. Dengan kepalanya, ia mengirimkan umpan silang Giovanni Pasquale ke tengah atas gawang, tetapi bisa dimentahkan Abbiati.

Udinese berusaha mempertahankan tekanannya dan mendapat keuntungan ganda pada menit ke-66, yaitu kartu kuning kedua Zapata dan hadiah penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Di Natale.

Pertandingan berjalan agak alot setelahnya. Keluarnya Zapata memaksa Milan mengendurkan serangan untuk menata barisan belakang dan tengah.

Perubahan itu berjalan cukup efektif. Tanpa terancam, Milan menciptakan peluang melalui Antonio Nocerino pada menit ke-73 dan Francesco Acerbi pada menit ke-82. Sementara tembakan Nocerino meleset, tembakan Acerbi terblok.

Permainan Milan menurun drastis setelah kartu merah Boateng. Selain tak menciptakan peluang, gawang mereka mendapat lima ancaman serius sampai peluit berbunyi panjang. Skor berahir 2-1.

SUSUNAN PEMAIN :
Udinese: 1-Zeljko Brkic; 5-Danilo, 16-Andrea Coda, 17-Mehdi Benatia; 3-Allan, 6-Marco Davide Faraoni (7-Emmanuel Agyemang-Badu 62), 26-Giovanni Pasquale, 37-Roberto Maximiliano Pereyra, 66-Giampiero Pinzi; 10-Antonio Di Natale (31-Diego Fabbrini 88), 13-Mathias Ranegie

AC Milan: 32-Christian Abbiati; 5-Philippe Mexes, 15-Djamel Mesbah, 17-Christian Zapata, -20-Ignazio Abate; 8-Antonio Nocerino (22-Bojan Krkic 79), 18-Riccardo Montolivo, 23-Massimo Ambrosini (10-Kevin-Prince Boateng 52); 11-Giampaolo Pazzini, 28-Urby Emanuelson (13-Francesco Acerbi 68), 92-Stephan El Shaarawy

(Sumber:  www.bola.kompas.com)

Saterdag 22 September 2012

Prediksi Liga Italia Udinese vs AC Milan 23 September 2012


AnehCuy - Prediksi Udinese vs AC Milan. Dua tim top yang bermasalah bentrok di giornato 4, Minggu (23/9). Tekanan bakal dirasakan para attacanti Udinese dan Milan karena ketidak tajaman mereka menjadi salah satu sumber problem kedua tim.

Udinese baru mendapatkan satu poin dalam tiga giornata pertama. Kekalahan 1-2 dari Fiorentina dan 1-4 dari Juventus disusul hasil 2-2 kontra Siena.

Dari empat gol yang sudah dibukukan I Friulani, baru satu disumbangkan penyerang, Antonio Di Natale melakukannya saat menghadapi Siena.

Pelatih Francesco Guidolin sudah memberikan kesempatan kepada Maicosuel, Luis Muriel, Diego Fabbrini, Paulo Vitor Bareto. dan Mathias Ranegie. Tapi, lima striker ini belum memberikan jawaban berupa gol.

“Kami tidak cukup banyak mergancam gawang lawan,” kata Guidolin. Melihat ke belakang, ketidak tajaman para penyerang ini telah membuat Zebrete tersingkr di babak play-off tiga Champion.

Milan baru mencetak tiga gol dalam tiga partai. Semuanya di laga giornata 2 melawan Bologna. Striker Giampaolo Pazzini memang sudah menyumbang hattrick, tapi kesuksesan itu kini bisa dibilang sebgai sebuah kebetulan.


I Rossoneri gagal mencetak gol saat menghadapi Sampdoria serta Atalanta. Pazanl pun tak berdaya di dua pertandingan tersebut, seperti halnya penyerang lain: Stephan El Shaarawy, Robinho, dan Bojan Krkic.

“Kami membuat peluang saat melawan Sampdoria dan Atalanta, tapi tidak mencetak gol. Kami harus melakukan lebih dari itu,” ujar allenatore Milah, Massimiliano Allegri.

Secara tradisi, partai ini identik dengan banyak gol. Dalam 41 duel Serie A dan Coppa Italia selama 20 tahun terakhir, laga Udinese serta Milan menghasilkan 121 gol atau rata-rata nyaris tiga gol per perlandingan.

Para penyerang biasanya juga berhasil memperlihatkan ketajamannya. Ambil contoh El Shaarawy. Selama berbaju Milan, dia hanya membuat dua gol di Serie A. Keduanya ke gawang Udinese pada musim lalu.

Lima gol yang tercipta dalam dua duel Udinese-Mlan musim lalu semuanya diciptakan oleh striker. Kondisi itu akan menambah tekanan yang dirasakan para attacanti. Mereka harus benar-benar memperlihatkan ketajaman untuk mengeluarkan Udinese serta Milan dari kesulitan.

Head-To-Head Udinese vs AC Milan:
12 Feb 2012 (PSA) Udinese 1 – 2 AC Milan   
22 Sep 2011 (PSA) AC Milan 1 – 1 Udinese   
23 Mei 2011 (PSA) Udinese 0 – 0 AC Milan  
09 Jan 2011 (PSA) AC Milan 4 – 4 Udinese    
13 Feb 2010 (PSA) AC Milan 3 – 2 Udinese   

Lima Pertandingan Terakhir Udinese:
16 Sep 2012 (PSA) Siena 2 – 2 Udinese
02 Sep 2012 (PSA) Udinese 1 – 4 Juventus
29 Agu 2012 (PLC) Udinese 1 – 1 Braga
25 Agu 2012 (PSA) Fiorentina 2 -  Udinese
23 Agu 2012 (PLC) Braga 1 – 1 Udinese

Lima Pertandingan Terakhir AC Milan:
19 Sep 2012 (PLC) AC Milan 0 – 0 Anderlecht
16 Sep 2012 (PSA) AC Milan 0 – 1 Atalanta
02 Sep 2012 (PSA) Bologna 1 – 3 AC Milan
26 Agu 2012 (PSA) AC Milan 0 – 1 Sampdoria
09 Agu 2012 (PUC) Real Madrid 5 – 1 AC Milan

Prediksi susunan pemain Udinese vs AC Milan:

Udinese (3-5-2): 25-Padelli, 11-Domizzi, 5-Danilo, 17-Benatia, 27-Armeo, 88-Willians, 66-Pinzi, 37-Pereyra, 8-Basta, 9-barreto, 10-Di Natale.

AC Milan (4-3-1-2): 32-Abbiati, 20-Abate, 25-Bonera, 13-Acerbi, 77-Antonini, 28-Emanuelson, 23-Ambrosini, 34-De Jong, 10-Boateng, 11-Pazzini, 92-El Shaarawy.

Prediksi Skor Udinese vs AC Milan by AnehCuy: Udinese kemungkinan menang melawan AC Milan dengan skor … Udinese 2 – 1 AC Milan. Pertandingan Udinese vs AC Milan disiarkan LIVE di TVRI pada tanggal 23 September 2012, pukul 20.00 WIB.